Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Oktober 2013
Seberapa Hebat Teknologi Ultrapixels di Kamera HTC One
TeknoKeren.com - Bagai mana jika sebuah smartphone premium hanya dibekali kamera 4 MP? Tapi itulah tertanam pada HTC One yang beberapa hari lalu sudah diperkenalkan. Mungkin Anda berpikir, smartphone harga Rp 1 jutaan rata-sata sudah dibekali kamera 5 MP tapi kenapa HTC One hanya dipersenjatai kamera 4,3 MP apalagi smartphone ini sudah termasuk high class. Seberapa hebatkah kamera HTC One?
Sering orang berpikir, kamera 8 MP lebih bagus kualitas fotonya dari pada yang kamera resolusi 5 MP. Tapi tak selamanya pernyataan ini benar. Inilah terjadi pada HTC One yang hanya dibekali kamera 4,3 MP. Tapi ada yang berbeda pada kameranya, yaitu telah menggunakan teknlogi canggih yang disebut "Ultrapixels".

Pada teknologi Ultrapixel, pendekatan HTC terkait kemampuan kamera bukan dari tingginya resolusi jumlah skala Mega Pixel melainkan ukuran piksel. HTC memberikan sensor baru yang bisa meningkatkan persentase kualitas jumlah piksel untuk menangkap cahaya 300% lebih banyak (2 mikro meter, kamera biasa 1,3 mikro meter).

Dengan kata lain, teknologi Ultrapixel di kamera HTC One mampu memperbesar penangkapan jumlah piksel agar bisa merekam lebih banyak cahaya dan data. Gambar-gambar akan menampilkan nuansa lebih terang (dalam keadaan cahaya objek sangat minim) dan warna lebih tajam.
HTC menunturkan pada saat peluncuran HTC One, sektor kameranya yang beresolusi 4,3 MP (4,3 UP, Ultrapixel) boleh dikatakan memiliki kemampuan setara 8MP-13MP kamera ponsel pada umumnya. Walaupun resolusi kamera hasil pengambilan kamera HTC One hanya sebesar 2688 x 1520 piksel (rasio 16:9). Tetapi, pada HTC One ditambahin kelebihan dan keunggulan ala Ultrapixel tadi.
Dari segi lensa, HTC One diperlengkai lensa autofokus dengan focal length 28mm (ekuivalen 35mm) dengan bukaan f/2.0. Bukaan lensa ini lebih besar dibandingkan f/2.4 yang digunakan pada iPhone 5 dan Nokia Lumia 920.
Kamera HTC One juga dipersenjatai optical image stabilization, yang sangat berguna meredam guncangan saat pengambilan gambar atau video. Kamera ponsel Android ini bisa mengabadikan video dalam format resolusi HD 1080p (@60fps).
Sementara disisi depan HTC One dibekali kemara berkekutan 2,1MP dengan kemapauan lensa sudut lebar. Kamera depan ini dapat juga merekam video dalam kaulitas resolusi 1080p.
ReadFull Article ..
Sering orang berpikir, kamera 8 MP lebih bagus kualitas fotonya dari pada yang kamera resolusi 5 MP. Tapi tak selamanya pernyataan ini benar. Inilah terjadi pada HTC One yang hanya dibekali kamera 4,3 MP. Tapi ada yang berbeda pada kameranya, yaitu telah menggunakan teknlogi canggih yang disebut "Ultrapixels".

Dengan kata lain, teknologi Ultrapixel di kamera HTC One mampu memperbesar penangkapan jumlah piksel agar bisa merekam lebih banyak cahaya dan data. Gambar-gambar akan menampilkan nuansa lebih terang (dalam keadaan cahaya objek sangat minim) dan warna lebih tajam.
HTC menunturkan pada saat peluncuran HTC One, sektor kameranya yang beresolusi 4,3 MP (4,3 UP, Ultrapixel) boleh dikatakan memiliki kemampuan setara 8MP-13MP kamera ponsel pada umumnya. Walaupun resolusi kamera hasil pengambilan kamera HTC One hanya sebesar 2688 x 1520 piksel (rasio 16:9). Tetapi, pada HTC One ditambahin kelebihan dan keunggulan ala Ultrapixel tadi.
Kamera HTC One juga dipersenjatai optical image stabilization, yang sangat berguna meredam guncangan saat pengambilan gambar atau video. Kamera ponsel Android ini bisa mengabadikan video dalam format resolusi HD 1080p (@60fps).
Sementara disisi depan HTC One dibekali kemara berkekutan 2,1MP dengan kemapauan lensa sudut lebar. Kamera depan ini dapat juga merekam video dalam kaulitas resolusi 1080p.
Via: Tabloidpulsa
Selasa, 15 Oktober 2013
Teknologi Radiasi Pada Pangan Segar Kering Dan Olahan Siap Saji

Teknologi iradiasi merupakan proses non termal sehingga tekstur, kesegaran, nutrisi dan cita rasa bahan pangan tetap terjaga, dan proses tersebut tidak meninggalkan residu apapun pada bahan yang disinari. Oleh karena itu, teknologi iradiasi relatif praktis dan mudah diaplikasikan oleh industri pangan karena dapat dilakukan pada komoditi di dalam wadah, terutama pangan yang dikemas di dalam bahan yang tidak tahan panas. Beberapa keunggulan tersebut diharapkan pemanfaatan teknologi radiasi mampu memiliki posisi tawar yang tinggi.
Aplikasi radiasi pengion pada bahan pangan yang akan dikonsumsi masyarakat memiliki landasan hukum yang kuat baik taraf nasional maupun internasional seperti Codex, ISPM no. 18, Undang Undang Pangan, Peraturan Pemerintah, PERMENKES, dan peraturan lain yang terkait. Berbagai negara di dunia saat ini sudah mensyaratkan kepada para importir komoditi pangan agar menerapkan teknologi iradiasi sebelum produk tersebut dikirim ke masing-masing negara tujuan. Penerimaan masyarakat dunia juga semakin membaik karena adanya kesadaran akan manfaat iradiasi pada bahan pangan yang akan dikonsumsinya.
Kegunaan:
Aplikasi teknologi radiasi baik tanpa dikombinasikan maupun dikombinasikan dengan teknologi lain dapat mempertahankan kualitas dan meningkatkan keamanan bahan pangan. Aplikasi teknologi tersebut pada bahan pangan yang dapat menjamin kualitas produk akhir senantiasa terkait dengan serangkaian proses lain diantaranya Good Handling Practices (GHP), Good Manufacturing Practices (GMP), dan Good Radiation Practices (GRP). Iradiasi pengion pada tingkatan dosis yang berbeda yaitu dosis rendah (sampai 1 kGy), dosis sedang (2-10 kGy) dan dosis tinggi (di atas 10 kGy).
Adapun tujuan dan manfaat radiasi pengion antara lain adalah untuk: menghambat pertunasan, menunda pematangan disinfestasi serangga/hama gudang, dekontaminasi bakteri patogen dan mensterilkan produk dari segala bentuk cemaran mikroba. Kondisi iradiasi (dosimeter, dosis lingkungan/suhu); bahan pengemas; kondisi penyimpanan (suhu dan kelembaban ruang) sangat berpengaruh pada kualitas produk pangan iradiasi sehingga tetap aman, berkualitas dan tahan lama.
Keuntungan Teknis/Ekonomis:
Aplikasi iradiasi pada bahan pangan diharapkan dapat: meningkatkan daya saing, keunggulan yang ada tidak dimiliki oleh teknologi lain, proses yang efektif dan efisien, dapat mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas pendingin baik selama transportasi maupun distribusi, dapat diterapkan pada sebagian besar komoditi pangan (segar, kering, dan olahan siap saji), beberapa nilai makro dan mikro nutrisi pangan olahan siap saji mengalami peningkatan pasca iradiasi.
Sumber : http://ads2.kompas.com/layer/batan/home/pangan/7
Langganan:
Postingan (Atom)