Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Desember 2013
troubleshooting komputer hardisk baru

troubleshooting komputer - hardisk baru
Dapatkan ebook panduan dasar troubleshooting komputer silahkan lihat ebooknya dan semua materi panduannya dengan mengklik troubleshooting komputer agar sobat bisa mempelajari dan memperbaiki komputer/laptop juga komponen-komponen nya secara mandiri.
Masalah:
Komputer tidak mengenali hardisk baru yang baru saja ditambahkan.
Komputer tidak mengenali hardisk baru yang baru saja ditambahkan.
- Solusi:
Untuk hardisk IDE, periksa apakah Anda telah memasang jumper plastik di dekat port power dan data ke pin yang tepat. Atur agar hardisk yang terhubung dengan ujung konektor kabel data sebagai Master (hardisk untuk booting bekerja dengan baik bila diset sebagai Master pada Primary Channel), dan hardisk-hardisk yang lain untuk drive CD/DVD diposisikan di tengah konektor kabel data dan diset sebagai slave. Jangan menggunakan jumper Cable Select kecuali kalau ini dapat mengatasi masalah hardisk.
Anda juga perlu mengupdate BIOS motherboard Anda dengan yang terbaru. Ikuti petunjuk yang diberikan produsen motherboard Anda.
Anda juga perlu mengupdate BIOS motherboard Anda dengan yang terbaru. Ikuti petunjuk yang diberikan produsen motherboard Anda.
Seringkali dengan menginstal kartu pengontrol SATA atau ATA/133 dapat mengatasi masalah ketidakcocokan, khususnya pada motherboard lama. Setelah Anda menginstal kartu pengontrol sesuai petunjuk, hubungkan kabel data hardisk ke kartu tersebut, bukan ke motherboard.
Agar hardisk dengan kapasitas besar seperti sekarang ini dapat bekerja pada motherboard lama tanpa menggunakan kartu, cobalah untuk membatasi kapasitas hardisk sampai 137GB dengan menggunakan seting jumper apabila tersedia. Setelah hardisk bekerja setelah mengubah seting jumper, instal kartu pengontrol yang dapat melewati batasan motherboard 137GB.
Untuk hardisk SATA 3Gbps (gigabits per second), Anda perlu mengatur jumper untuk mengubahnya ke mode 1.5Gbps (150MBps [megabits per second]) agar dapat dikenali pengontrol yang lebih lama. Hal ini akan membatasi kelebihan kecepatan hardisk, tetapi dapat mengatasi masalah ketidakcocokan dengan pengontrol 1.5Gbps.
Pembahasan hardisk baru kita lanjutkan, klik troubleshooting komputer untuk materi selanjutnya
Sistem Komputer Manajemen File

Sistem Komputer - Manajemen File
Sasaran dan fungsi sistem manajemen file File mempunyai sifat sebagai berikut :
- Persistence. Informasi dapat bertahan meski proses yang membangkitkannya berakhir atau meskipun catu daya dihilangkan. Dengan properti ini maka file dapat digunakan untuk menjaga hasil-hasil yang diperoleh dari suatu proses dapat digunakaaan di masa datang.
- Size. File umumnya berukuran besar. Memungkinkan menyimpan informasi yang sangat besar disimpan.
- Sharability. File dapat digunakan banyak proses mengakses informasi secara kongkuren.
Sasaran manajemen file
Pengelolaan file adalah kumpulan perangkat lunak sistem yang menyediakan layanan-layanan berhubungan dengan penggunaan file ke pemakai dan/atau aplikasi. Biasanya, satu-satunya cara pemakai atau aplikasi mengakses file adalah lewat sistem file. Pemakai atau pemrogram tidak perlu mengembangkan perangkat lunak khusus untuk mengakses data di tiap aplikasi. Sistem pun menyediakan pengendalian terhadap aset penting ini. Beberapa sasaran sistem file adalah sebagai berikut :
- Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai.
- Menjamin data pada file adalah valid.
- Optimasi kinerja.
- Menyediakan dukungan masukan/keluaran beragam tipe perangkat penyimpan.
- Meminimalkan atau mengeliminasi potensi kehilangan atau perusakan data.
- Menyediakan sekumpulan rutin interface masukan/keluaran.
- Menyediakan dukungan masukan/keluaran banyak pemakai di sistem multiuser.
Memenuhi kebutuan manajemen data bagi pemakai. Kebutuhan manajemen data bagi pemakai, yaitu kemampuan melakukan operasi-operasi berikut :
- Retrieve all, yaitu menampilkan seluruh rekord data.
- Retrieve one, yaitu menampilkan seluruh satu rekord data tertentu.
- Retrieve next, yaitu menampilkan satu rekord data berikutnya.
- Retrieve previous, yaitu menampilkan satu rekord data sebelumnya.
- Insert one, yaitu menyisipkan satu rekord data.
- Delete one, yaitu menghapus satu rekord data tertentu.
- Update one, yaitu memperbarui satu rekord data tertentu.
- Update few, yaitu memperbarui beberapa rekord data tertentu yang satu kriteria.
Optimasi kerja.
- Menurut sistem, yaitu meningkatkan jumlah througput keseluruhan.
- Menurut pemakai, yaitu cepatnya waktu tanggap.
Fungsi manajemen file
Beberapaa fungsi yang diharapkan dari pengelolaan file adalah :
- Penciptaan, modifikasi dan penghapusan file.
- Mekanisme pemakaian file secara bersama. Menyediakan beragam tipe pengaksesan terkendali, seperti :
- Read access (pengendalian terhadap akses membaca).
- Write access (pengendalian terhadap akses memodifikasi).
- Execute access (pengendalian terhadap akses menjalankan program).
- Atau beragam kombinasi lain.
c. Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi.
d. Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat keras.
e. Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi tersimpan amana dan rahasia. Lingkungan ini, seperti : • Electronic fund transfer system.
- Criminal record system.
- Medical record system.
- Dan sebagainya.
f. Sistem file harus menyediakan interface user-friendly. Sistem file menyediakan enkripsi dan dekripsi untuk menjaga informasi hanya digunakan oleh pemakai yang diotorisasi saja dan harus menyediakan :
- Pandangan secara logik bukan pandangan secara fisik terhadap data.
- Fungsi yang dapat dilakukan terhadap data. Pemakai tidak berkutat pada perangkat keras dimana data disimpan, bentuk data harus diambil dari perangkat atau cara-cara fisik transfer data ke/dari perangkat- perangkat tersebut.
Sistem Komputer - Manajemen File, langsung lanjut materinya dengan mengklik sistem komputer sekarang juga.
Sabtu, 19 Oktober 2013
10 Penyebab Komputer Hang
* SOFTWARE
Penyebab komputer sering hang adalah software yang kita install tidak support system operasi. Untuk itu periksa terlebih dahul apakah OS PC (Mac, Windows 98 dsb) dan cek system requirement untuk hardwarenya.
* VIRUS
Selain software, virus juga berperan membuat komputer berperilaku aneh. Untuk itu lengkapi komputer dengan anti virus yang selalu terupdate.
* RAM
Kondisi lembab dan kotor dapat menyebabkan memori komputer atau RAM sering menyebabkan “blue screen” bahkan monitor tidak menampilkan gambar apapun. Cabut dan bersihkan memori dengan hati-hati lalu tancapkan kembali. Cek dan ganti RAM dengan spesifikasi yang sama jika kita memasang 2 keping RAM yang berbeda.
* Hardware Konflik
Hardware yang tidak terinstall dengan baik, motherboard yang tidak support dengan VGA Card dapat pula menjadi penyebab komputer hang dan macet. Cek dengan cara :
1. Klik “Start”
2. Setting
3. Control Panel
4. System
5. Device Manager
2. Setting
3. Control Panel
4. System
5. Device Manager
Kemudian perhatikan apakah ada tanda “!” berwarna kuning dalam segitiga. Jika ada, install ulang driver harware tersebut dan pastikan driver terinstall dengan benar.
* BIOS
BIOS Motherboardpun bisa kadaluarsa terhadap hardware terbaru sehingga tidak bisa support. Kunjungi website pembuat BIOS motherboard dan dapatkan updatenya.
* Power Supply
Daya listrik yang kurang memadai dapat mengakibatkan idak berfungsinya koputer secara maksimal. Cek daya listrik, gunakan penstabil daya seperti UPS.
* HARD DISK
File-file yang tidak beraturan di dalam hardisk susunannya dapat mengakibatkan loading berat. Lakukan defrag dan disk clean up terhadap hardisk secara berkala, misal sebulan sekali.
* PRINTER
Saat printer menerima perintah untuk melakukan print sebuah dokumen, maka printer akan menyimpannya ke dalam memorinya. Jika dokumen terlalu besaar, memori printer terlalu kecil, hal ini juga dapat menyebabkan hang komputer. Cabut kabel data printer dan matikan printer, kemudian lakukan reset pada tombol printer.
* OE Exception
Hal ini disebabkan VGA Card yang tidak support. Ubah setting Appearence, jika tetap kita harus mengganti VGA cardnya.
* Panas
Kondisi komputer yang panas menyebabkan beberapa harware tidak dapat berfungsi dengan baik. Matikan komputer atau tambahkan kipas tambahan untuk mengurangi panas PC.
Sumber : http://gp-ansor.org/
Langganan:
Postingan (Atom)